RSS

The Da Vinci Code

26 Aug

TheDaVinciCode

Ini kayaknya agak kolot kalau saya posting tentang sebuah resensi tentang film lama. Film yang sudah rilis sejak tahun 2006. Sebuah film yang di bintangi Tom Hanks, Jean Reno, Ian McKellen, dsb. Judulnya The Da Vinci Code, yang di buat berdasarkan novel dengan judul yang sama. Penasaran ama ni film karena saya lebih dulu nonton sekuelnya, Angels and Demons yang menurut saya film bergenre petualangan ini cukup bagus. Cari link di kantor (mumpung bandwidth dewa), nemu yang dvdrip beserta subtitlenya yang berbahasa inggris. Meski film lama, tapi ga ada salahnya untuk di tonton karena belum pernah nonton, siapa tau ada ilmu baru di sana seperti yang saya dapatkan di sekuelnya. Bawa ke rumah lalu saya tonton pas pulang kerja dini hari. Saya lihat total timenya dan wow, film ini lumayan lama juga, 149 menit. Terpaksa saya tonton dengan mencicilnya selama 2 malam.

Da Vinci Vitruve Luc Viatour

Awal film ini menarik karena saat Robert Langdon (Tom Hanks) melakukan presentasi di Universitas Amerika di Paris. Beberapa mahasiswa terkecoh saat di beri sebagian potongan gambar (simbol) yang ternyata diambil dari simbol lain dan mempunyai arti yang berbeda. Lalu dia di panggil oleh dinas kepolisian setempat untuk membantu penyidikan atas tewasnya kolega Robert, Jacques Saunière. Di TKP, polisi menemukan posisi tewas dari Jacques mirip seperti gambar lukisan dari Leonardo Da Vinci, Vitruve Luc Viatour (sebuah gambar yang sering muncul di dunia kedokteran) dan menulis pesan rahasia dengan tinta tembus pandang (hanya bisa di lihat dengan cahaya ultraviolet, entah apa namanya). Sang pemeran utama wanita, Sophie Neveu (Audrey Tautou) yang merupakan cucu dari Jacques menyadari bahwa Robert telah di kambing hitamkan oleh kepolisian Perancis karena ada pesan yang sengaja di hapus sebelum Robert tiba di TKP. Mereka menipu beberapa penjaga dan polisi untuk kabur dan berusaha memecahkan misteri itu sendiri. Dalam pelarian mereka, Robert pergi ke rumah koleganya juga yang bernama Sir Leigh Teabing (Ian McKellen) untuk meminta bantuan untuk memecahkan misteri ini. Karena Robert sadar kalau misteri ini adalah untuk menguak fakta dan sejarah tentang Holy Grail dan Sir Leigh Teabing terobsesi akan hal itu. Beberapa fakta terungkap dari kedua ahli sejarah dan simbol itu, di situ juga di singgung kalau Holy Grail itu bukan cangkir tetapi seorang wanita. Petunjuk pertamanya adalah dari lukisan karya Da Vinci yang berjudul “The Last Supper“. Perempuan yang duduk di sebelah Nabi Isa adalah perempuan, yang sedang bersandar ke pria lain dan arahnya berlawanan dengan Nabi Isa. Setelah di teliti, ternyata pakaiannya pun juga berlawanan, dan setelah di geser gambarnya, ternyata juga cocok dan di ketahui bahwa perempuan itu bersandar ke Nabi Isa. Dialah Mary Magdalene, yang dalam film ini kalau dia disebutkan adalah istri dari Nabi Isa dan sedang mengandung anak dari Nabi Isa. Sebuah pesan yang di sampaikan Da Vinci melalui karya-karyanya. Dan beberapa fakta lain yang lebih baik anda saksikan sendiri🙂

last_supper

Perburuan fakta pun seperti perburuan harta karun. Beberapa kedok pun terungkap. Endingnya pun juga di buat sedikit “twisted”. Karena selain fakta sophie adalah keturunan Nabi Isa dan di temukannya makam Mary Magdalene di bawah museum gereja. Tetapi makam Mary Magdalene malah terdapat di bawah piramida Museum Louvre. Saat malam kedua, menyelesaikan agenda nonton film ini, terbesit di pikiran saya. Film ini bakalan kontroversial dan heboh di seluruh dunia, karena saya baru sadar kalo film ini tentang membahas tentang keberadaan Nabi Isa yang di anggap sebagai “Tuhan” oleh agama sebelah. Karena salah satu sifat tuhan adalah tidak beranak pinak. Tuhan itu cuma 1 dan abadi (Sila pertama Pancasila😀 ). Keberadaan organisasi bawah tanah yaitu Priory of Sion dan Knights Templar yang berjanji akan melindungi dengan nyawa mereka untuk menjauhkan keturunan langsung dari Nabi Isa dari segala ancaman apapun juga di bahas dalam film ini. Saat saya memberi tahu si agen kalau saya lagi konsen nonton film ini, dia bilang kalo temennya aja sampe sekarang masih belum tau ini film tentang apa. Katanya film berat😀, tapi Alhamdulillah saya bisa memahami keseluruhan film ini. Meski semua fakta yang di sajikan itu masuk akal bagi yang tidak mengetahui benar-benar sejarahnya. Setelah baca resensi dan review filmnya di imdb dan wikipedia, ternyata benar film ini telah menggoyangkan pondasi dari agama sebelah. Baik novel maupun filmnya banyak di cekal di beberapa negara, termasuk negara yang agama ini bukanlah mayoritas. Meski ga sebagus sekuel keduanya, menurut saya dapat rating 7 deh🙂

monalisa

“Lakum dinukum waliyadin”. Agamamu, agamamu. Agamaku, agamaku. No offence, saya hanya penikmat film, bukan pencari perhatian dengan argumen kontroversial. Semoga bermanfaat.

Wassalam

 
2 Comments

Posted by on August 26, 2011 in Tulisan

 

2 responses to “The Da Vinci Code

  1. bebek

    February 28, 2012 at 12:04

    ada 1 pertanyaan ,-
    mengapa orang yg berambut hitam ada 3 , yg brambut putih 3 , dan yg pirang 4 trmasuk yesus .

     
    • aldrik

      March 14, 2012 at 17:45

      Wah, ane ga tau. Tanya aja ama yang ngelukis🙂

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: